Tuesday, 1 November 2016

Hidup Tentang Masa Lalu

Hidup Tentang Masa Lalu
(HTML)


     Hidup adalah tentang masa lalu dan masa depan,manusia tidak ada yang tau bagaimana masa lalu kita dan masa depan kita. Yang ada hanya kita bagaimana mensyukuri dan belajar dari masa lalu kita, untuk menata Masa Depan. Masa lalu adalah hal dimana kita tidak dapat merubahnya,tetapi masa depan hal yang masih bisa kita tentukan dari sebuah masa lalu.



1.
Masa Kecil


    Kita tidak akan pernah bisa memilih kita dilahirkan dari keluarga seperti apa dan bagaimana,dan ktia tidak bisa memilih kapan kita lahir dan kapan kita akan kembali. Belajar bersyukur dari kehidupan yang dijalani tidaklah mudah,banyak hal yang buat kita semakin mengerti apa arti dari sebuah kehidupan. Namaku Ega,ketika aku lahir,aku dilahirkan dari sebuah keluarga yang sangat sederhana. Tapi aku sangat bersyukur,berada ditengah-tengah keluarga yang sangat memperhatikanku. Hari dari aku dilahirkan hingga saat ini,adalah hari yang terindah yang pernah Tuhan kasih. 

    Ketika sekolah dasar,mungkin aku beda dari teman-teman yang lainnya,ketika aku kecil hidupku hanya di isi oleh belajar,dan hanya 10% waktuku yang digunakan untuk bermain. Dari kelas 1 SD-hingga kelas 6 SD aku selalu ranking 1-2,tidak pernah dibawah itu. Pertama kali dapat ranking 1 pertama ga nyangka sama sekali,dan ketika itu aku sedang bermain,tiba-tiba dipanggil oleh papah dengan nada yang sedikit marah "Pulangg,main teruss !!!",haha sontak kaget karena pada saat itu hari libur dan main pun baru ada setengah jam disuruh pulang,mainnya di tetangga sebelah lagi... "liat nilai rapotmu sanaa...",langsung jalan ke meja dan mengambil rapotku.. "kenapa si? nilainya bagus kaya gini kok dimarahin.." sedikit kesal emang,setiap hari belajar tapi rapot bagus masih aja dimarahin.. "selamat yaa,besok naik kelas be

Daun Yang Jatuh

DAUN YANG JATUH




         Judul ini diambil dari sebuah kejadian sederhana,ketika se helai daun yang jatuh dari pohonnya. Daun tidak pernah tau kapan dia akan tertiup angin,tidak pernah tau kapan dia akan jatuh dari sebuah  ranting yang memegangnya dengan erat supaya tidak jatuh,dan tidak tau ketika jatuh dia akan tertiup kemana. 


 1
Erat

        Namaku Ega ,aku lahir dari keluarga yang sederhana,dari sebuah keluaga kecil yang memberikanku kehidupan hingga saat ini. Sejak kecil hingga sekarang usiaku menginjak 20th,aku selalu berpegang erat kepada keluargaku,semua yang aku miliki dan semua yang aku punya adalah pemberian orangtuaku. Tapi tidak mungkin seorang anak laki-laki akan selalu berpegang erat kepada keluarga,ada saatnya anak laki-laki pergi untuk mencari jati dirinya sendiri dan menentukan masa depannya. Pada dasarnya nanti laki-laki lah yang menjadi kepala keluarga.


       Aku memutuskan untuk mulai tidak bergantung kepada keluagaku lagi,aku harus keluar dari zona yang selama ini menjadi hal ternyaman yang pernah aku rasakan. Tapi ternyata hal itu tidak membuatku maju,dan banyak masalah yang harus ku jalani saat ini.  Dan pada ujungnya ketika tujuanku untuk mencari jati diri harus tertunda dan akhirnya kembali lagi berpegang pada keluarga lagi,dan tidak bisa menyelesaikan masalah itu sendiri.
       Seperti halnya sebuah daun yang tertiup angin,dan saat ini daun itu telah jatuh dan terbang tertiup angin yang tidak akan pernah tau akan dibawa kemana.